Nasib Leicester di Musim Baru

Leicester City sedang disorot oleh banyak pihak karena keputusan kontroversial mengeluarkan Claudio Ranieri dari posisi manajer. Pria dari Italia ini padahal berhasil mengantarkan klub meraih juara di musim lalu. Sementara itu, perkembangan bagi klub sendiri tidak memuaskan. Sejak awal tahun ini, mereka belum meraih kemenangan sekali pun dari rangkaian jadwal pertandingan.

Dengan dipecatnya Ranieri dari kursi manajer, tentu saja klub ini sudah mempersiapkan calon penggantinya. Di saat bersamaan, Leicester harus segera berbenah diri untuk menghindari risiko terbenam di musim mendatang. Kabarnya pun sudah ada beberapa kandidat yang mungkin diajukan untuk menggantikan posisi Ranieri. Dengan nama-nama yang diangkat oleh sejumlah media, diharapkan bahwa Leicester bisa mengambil pilihan yang tepat untuk menyelamatkan muka mereka.

Munculnya nama-nama seperti Hiddink, Manciri, Pearson, Pardew, dan Rowett  sebagai pengganti Ranieri sempat mencuat di berbagai media Inggris. Tapi sampai detik ini masih belum ada kepastian tentang bagaimana keputusan final dari Leicester.

Guus Hiddink dan Mancini

Sejak meninggalkan Chelsea, Hiddink sudah menghentikan karirnya sebagai manajer. Namun selalu ada kemungkinan dalam dunia sepakbola. Sayangnya, Hiddink tidak memberikan respons positif dan sudah lama memantapkan niatnya untuk menjadikan Chelsea sebagai klub terakhirnya di masa karirnya. Hal itu sudah diindikasikan sendiri oleh yang bersangkutan di bulan ini menyikapi berbagai suara tentang munculnya wacana mengembalikan Hiddink ke karir sepakbola.

Nama lain yang muncul bersamaan dengan Hiddink adalah Roberto Mancini. Salah satu alasan yang menguatkan namanya karena klub ini dulunya adalah tempat di mana ia pernah bermain. Ia juga dikenal berhasil mengawal Manchester City dan sukses besar di Serie A Italia bersama Inter Milan. Beberapa waktu lalu, ia juga menunjukkan tanda-tanda keinginan kembali ke Liga Utama Inggris. Isyarat tersebut rupanya menjadi perhatian dari kubu Leicester demi menyelamatkan mereka dari zona degradasi.

Nigel Pearson dan Alan Pardew

Dua musim lalu, Nigel Pearson adalah nama yang sukses mempertahankan Leicester dari ancaman degradasi. Memang benar bahwa era Leicester paska Pearson telah mengalami banyak perubahan. Namun tidak ada salahnya juga bagi klub untuk mengajak kembali sosok lama ini untuk mencegah ancaman yang menjadi kenyataan di akhir musim nanti.

Selain itu, Alan Pardew juga diajukan sebagai sosok baru yang akan menangani Leicester di musim ini. Akhir tahun lalu, ia berhasil mempertahankan Cystal Palace dari ancaman degradasi, meski pada akhirnya harus dipecat oleh petinggi klub. Namun apa yang terjadi kemudian pada klub itu tidak lebih baik setelah ditangani oleh manajer baru. Nama Alan Pardew pun diajukan untuk memikul tanggung jawab menangani Leicester sekarang ini, setidaknya dalam waktu yang sangat terbatas mencegah degradasi.

Gary Rowett

Nama pelatih ini menjadi pertimbangan yang semakin menguat selepas keputusan Swansea yang akhirnya tidak jadi merekrutnya. Sebelumnya, Rowett dikabarkan akan diserahi tugas menangani Swansea setelah klub ini kecewa pada performa Bob Radley. Tahun lalu, Rowett pun resmi tidak dipekerjakan lagi di Birmingham City. Kini, tinggal kembali pada keputusan pihak Leicester apakah akan memanfaatkan kinerja dari Rowett demi menyelamatkan klub.

Nasib yang dialami Leicester sekarang ini memang sangat mengenaskan. Sementara itu banyak pihak yang menghujat keputusan mereka memecat Ranieri. Untuk itulah diperlukan tindakan yang tegas dari klub demi merekrut manajer baru yang bisa menjalankan proyeksi jangka pendek bagi tim.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*